Rabu, 09 November 2011

SEKUNTUM MAWAR PUTIH CINTAKU YG BERDURI

SEKUNTUM MAWAR PUTIH CINTAKU YG BERDURI Bak setangkai mawar yg begitu harum Namun penuh dengan duri yg sangat tajam.... Begitulah Tuhan mengingatkan cinta yg masuk pada jiwa yang tidak diperkenankan.............. Jiwa yg didalamnya terdapat cinta yg tlah terikat dengan yg lainnya. Cinta yg dijaga oleh jiwa yang mencinta. Kini harumnya sekuntum mawar mengalir dalam derap waktu Melewati serat awan dan gairah alam yg berhembus Pada detik napas mengalun gelombang berlari riang dedaunan segar menghampar kedamaian Tumbuh melewati getar getar nadi tak henti henti Lalu masa terasa tak habis habisnya membelai jiwa Terkurung dalam mimpi yg abadi,dan aku berharap Kan slalu mencium semerbak mawar walau penuh dengan duri. Aku bersimpuh, terasa kalah Aku terhempas.larut.... Kegetiran terhampar,kepiluan menampar Ku coba kembali meraih jiwa yg lasah Walau dengan susah aku terasa ingin menyerah Tuk menata kembali jiwa,membantu dalam sunyi ta terperi Ada perih yg merasuk,ada pedih yg menusuk,dan ada letih yg membuatku tersuruk............ Harus kah aku menyerah....!! Pada doa doa yg kunyayikan.... Ya Allah...Ya Tuhan ku...!! Dapatkah diriku mampu mereguk harumnya Setangkai mawar putih cintaku. Yang penuh dengan duri yg tajam.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar