Kamis, 10 November 2011
Demi jiwa ku ......
Demi jiwa ku....
Kau laksana pagi yang diharapkan.
Dan Gemintang yang jadi petunjuk bagi pejalan malam.........
Asa ku, malam malamku...dapat mereguk kerinduan yang bisa dipetik
Lebih mengoda dan manis dalam rengkuhan pelukkan mu.
Entah apa makna yang tersirat dalam ungkapan
Begitu sulit dan pudar untuk diartikan......
Bunyi pena ku yang menari diatas kertas kertas
Lebih manis dari pada mengartikan segalanya.......
Bagiku,lebih indah melemparkan pasir ke atas kertas
Daripada mengungkap tabir hati mu yang bagai menabuh dentum rebana.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar