Sabtu, 12 November 2011

DIATAS SAJADAH CINTA


DIATAS SAJADAH CINTA

Dalam kidung nan hening,kututurkan cintaku
Atas satu nama....Pada Mu Sang Maha Cinta
Walau bara percikan api cinta ini, ta bisa kupaksakan
Teramat mengoyak sukma dan setia memeluk jiwa
Begitu indah...Seindah goresan sabda
Dalam alunan kitab Sang Maha Cinta....

Ku bisikkan doaku...dari mata dan hatiku
Kupanjatkan pada-MU butiran butiran cinta dan rinduku
Yang berhembus dalam setiap nafasku.
Halalkan lah aku mencintainya semampuku
Agar cinta ini dapat mengalun dalam jiwa mengukir disepanjang nadiku.

Wahai Sang Maha Cinta
Ijinkan aku mencintainya yang mencintai-Mu dengan cinta-Mu
Atas satu nama.......
Bak butiran butiran tasbih yang menguntai penuh harapan.

Dan DIATAS SAJADAH CINTA ini,
Yang menjadi saksi dan waliku
Atas doa Mighrab cinta ku,
Pada satu nama...! Wahai Kau antum yg slalu ada dalam
Mata dan Hatiku..........( by Salvina Hidayat )

Abu Abu Yang Merona




Abu Abu Yang Merona

Biarlah jiwa dan kalbu.....
Tetap menjadi sebuah misteri diantaranya
Hingga asa kan selalu bersemayam
Didalam legenda seuntai keabadian cinta
Nan abadi...........

Yang ta" kan terkuak, oleh ruang dan waktu
Hingga yang pahit, terselubung dalam pelukan yg manis....

Walau kenyataan yg ada bukanlah
Hitam ataupun....putih...

Tetapi rona asmara cinta ku, adalah....
Abu.....abu...!!!

PETUALANG PERAMBAH CINTA





PETUALANG PERAMBAH CINTA

Kau datang....
Bagai air dalam kehidupan
Nutrisi sumber makanan jiwa
Unta berjalan dalam rotasinya
Burung membangun sangkarnya
Wajah menjadi ceria
Bibir mengukir senyuman
Mata berbinar binar
Malam bagai siang
Hitam bagai putih dan...
Air mata yg selalu menjauh...........

Kini kau pergi......
Lebah tidak lagi hinggap menghisap sari bunga
Burung2 tidak lagi menghiasi taman
Merpati tidak lagi jinak
Dunia menjadi hamparan tanah yg tandus
Manisnya madu tak dapat terasa
Semerbak harumnya kuntum bunga tak dapat tercium
Halusnya sutra bagai bongkahan batu yg keras
Dan kesetiaan air mata yg selalu menemani.........

Begitu misterinya kau CINTA...
Hingga kau jadikan kami sebagai petualang perambah diri mu..
Dengan sejuta rasa Cinta mu....!!!!

M E R I N D U


M E R I N D U

Bak semilir angin getar amarah
Berpacu dalam pacu pacu waktu yang ta tertahankan
Gelora rejana teramat sangat
Dan inilah rasanya.......

Hingga kubisikkan kepada angin yang dingin
Cahaya rembulan dan kedipan sang kejora........

Tentang rindu ku
Tentang rindu nya yang selalu ku tunggu
Tentang rindu ku kepada dirinya ....dan....
Tentang aku yang selalu.....

M E R I N D U K A N diri nya........!!!!

Kamis, 10 November 2011

Misteri CINTA...........

Misteri CINTA........... Cinta adalah senyuman sang perindu... Cinta adalah hati yang terbakar,yang tergulung dalam sebuah harapan. Wahai sang perambah cinta,mungkin kau mengira cinta itu bersatu dan berpisah... Benar, cinta adalah menyatukan hubungan yang saling memanggil, perpisahan yang indah dan darah yang tertumpahkan. Cinta adalah misteri yg tidak diketahui oleh orang yg penuh dengan amarah dan hanya diketahui oleh orang yg jatuh cinta... Dan cinta tidak memiliki pengertian selain.... CINTA itu sendiri.................................!!!!

DI SETIAP WAKTU....



DI SETIAP WAKTU.... Tuhan jamahlah hatiku.... Yang kering dan hampa tanpa kasih Atas kuasa-Mu ku terlahir Dan hanya pada-Mu ku kembali....... Dalam tangan-Mu ku pasrahkan Jalan panjang hidup ku, yang kan ku tempuh Hanya pada-Mu ku memohon Dan hanya pada-Mu ku bersujud. Tunjukan aku menuju jalan lurus-Mu Agar aku dapat wujudkan tobat ku... Terangi aku dalam dunia gelapku Agar aku bisa...dapatkan ridha-Mu Ya Allah ...Ya Rabbi ...Ya Rahman ...Ya Rahim

Kembali..

Kembali.. Hadir dalam tatapan Tetesan air mata mengiringi Terpancar kesetian yang abadi. Tuk kesekian kalinya Kembali kau rapikan pakaian Keislaman ku.. Diam..tak berdaya Subhanaullah..sungguh besar Maha Suci Mu Ya Allah Mampukah diri ini,memberi jawaban doa.. Yang slalu ditadahkan kepada Mu Ya Rabbi disetiap ujung sujudnya Ataukah sepenggal belahan kesetian Cinta yang ternodai.. Ya Rabbi buka kan lah mata hati ku Walau ku tahu, Jalan dan kunci pintu Surga Mu Selalu ada dalam bongkahan hati nya. Kekasih ku..Demi Allah mungkin kau adalah pilihan.. Atas Tuhan ku utk menuntun jalan hidup ku. Ridhoi...aku Ya Rabbi Agar aku dapat menyayanginya dengan seluruh jiwa dan raga ku. Ya Rabbi..bangunkan lah aku Sebuah rumah Yang dekat dengan diri Mu.....

MATA HATI

MATA HATI Wahai pandangan ku Dengan air mata kan ku hapus kepedihan Aku ingin menangis karna cinta dan lara Kau kenyang karna kantuk yg menyerang Tak mungkin kerlingan tanpa pandangan.... Mata menganggap hati menimpakan derita Hatilah yg tlah memaksakan kehendaknya Namun tubuh menjadi saksi atas kedustaan mata Bencana hati memang berasal dari mata.... Andaikata tidak karena mata tak kan ada derita Hati tak kan terkapar menjadi korbannya Limpa merana sebagai korban yg teraniaya Karena HATI dan MATA tidak tunduk kepada SANG PENCIPTA...........

MISTERI CINTA

MISTERI CINTA Kau datang.... Bagai air dalam kehidupan Nutrisi sumber makanan jiwa Unta berjalan dalam rotasinya Burung membangun sangkarnya Wajah menjadi ceria Bibir mengukir senyuman Mata berbinar binar Malam bagai siang Hitam bagai putih dan... Air mata yg selalu menjauh........... Kini kau pergi...... Lebah tidak lagi hinggap menghisap sari bunga Burung2 tidak lagi menghiasi taman Merpati tidak lagi jinak Dunia menjadi hamparan tanah yg tandus Manisnya madu tak dapat terasa Semerbak harumnya kuntum bunga tak dapat tercium Halusnya sutra bagai bongkahan batu yg keras Dan kesetiaan air mata yg selalu menemani......... Begitu misterinya kau CINTA... Hingga kau jadikan kami sebagai petualang perambah diri mu.. Dengan sejuta rasa Cinta mu....!!!!

KERINDUAN

KERINDUAN Saat jiwa dirudung kerinduan karena gelora api Darah mengalir dalam raga perambah cinta Membuat hati selalu berdegub Terhampar dihari hari yg penuh dengan harapan Tenggelam dalam lautan yg bergejolak Inginnya aku menjadikan rinduku sebagai kasih dan sahabat Membiarkan hawa nafsu dan rindu saling bertaruh Yang terkadang menjadi gulma dalam tubir tubir ngarai kesunyian jiwa Mataku meminta dirimu padahal kau berada dalam hitamnya Dan hatiku rindu pada mu padahal kau ada dalam rusukku Air mata adalah air mataku dan mata adalah mataku Kini kerinduan sejatinya seperti yg ku lihat Mata yg slalu terjaga dan hati yg slalu berdegub Demi ALLAH Mata dan Hati ku tak bisa berpaling dari mu Duhai pemberi Cinta Rindu dan Kasih Sayang T U H A N ku... Beri aku waktu, sampai aku mengenakan Gamis Keislaman ku Ku bawa Mata dan Hati ini, utk menuntun rindu ku Pada senja cakrawalanya........

MEREDAM A S A

MEREDAM A S A Kemilau bintang yg slalu mengerdipkan sinarnya Terangnya purnama yg mengukir huruf huruf dalam cahayanya Asa ini kembali merasuki dan meracuni malam malam gelapku... Dalam keresahan tanpa hijab membelenggu asa Yang tiada terlabuhkan bersarang pada kegelisahan Menjelma memasuki sukma menembus naluri kepasrahan Menyibak tirai kegalauan kalbu Memutar hati menguak cerita ilusi Memedarkan beribu warna cahaya Membayang jauh dari arti cinta Ingin rasanya kutitipkan asa ini lewat angin Lewat celah celah mimpi tanpa judul Ntah kenapa asa ini sering tak sampai Padahal badai sedang tak menyapa Yang pasti kau patri dinding dinding hatiku Setiap malam meski tanpa api OH..angin tolonglah bawa terbang asa ku ini Bawa ia melayang jauh mengembara Jauh melewati batas angan dan impian yg ada Wahai bulan dan bintang,kini saatnya aku yg akan tersenyum Ingin ku sudahi asa ini Bagai barat dan timur yg tak kan pernah tuk menyatu Biarlah angin dan sang waktu, menjelma menjadi Dewa penolong....ASA ku. Oh angin bawalah ia terbang jauh dariku Wahai waktuku cepatlah kau berlalu.

RINDUKU.....TERSANDUNG AKAR

RINDUKU.....TERSANDUNG AKAR Ketika kau dan aku... Mengisi waktu yg berlalu Diantara ruas jari mu, jari ku Dan waktu adalah saksi ku.... Kau dan aku Terikat akar dan tanah Dan tak pernah padam Hingga tenggelam dan hanyut dalam cerita Lautan rindu asmara yg terlarang Bak semilir angin getar amarah Bertarung dalam pacu pacu waktu yg tak tertahankan Gelora Rejana teramat sangat Dan inilah rasanya.............. Ya TUHAN... Sampaikanlah padanya Lewat angin yang dingin,lewat cahaya rembulan dan lewat kedipan sang bintang yg bersinar... Tentang RINDU ku.... Tentang RINDU nya yg slalu ku tunggu..., Tentang RINDU ku kepada dirinya....dan Tentang aku yg slalu me RINDU.....kan nya.... TUHAN.......!!!!

BERSETUBUH DENGAN WAKTU

BERSETUBUH DENGAN WAKTU Kau duduk menerawang terseok tak berdaya Tujuan hidupmu tlah terhempas realita kehidupan Peluh bercampur debu tak pernah kau hiraukan Sesaat matamu terpejam bercampur air mata mengalir penuh kepiluan Cita cinta dan harapan yg ada dihatimu terhempas pada luka... Cerita kehidupan mu yang tlah terkoyak... Hitam dan kelam nya zaman. Ibu.. Kau duduk termenung meratapi kehidupan di depan mata Cinta dan kasih mu tak putus diujung senja Walau badan mu teramat ringkih adanya... Tak padam harapan mu untuk mencari sesuap nasi Walau keriputnya kulitmu...jelas tampak tlah termakan hari. Ibu... Betapa pilu hati ini..melihat mu Di usia senja...kau masih bertarung melawan sgalanya Tak kau hiraukan Badai yang kerap menyapa Panasnya sang surya yg menyengat pada kulit mu yg kering Kala air mata langgit menangis membasahi tubuh mu Dingin nya malam menggerogoti tulang sendi yg rapuh Ibu... Kau begitu tampak pasrah akan sgalanya Apakah ini sudah menjadi garis tangan mu Ataukah sebuah kehidupan, yg begitu teramat kejam Terhadap diri mu... Hingga kau harus terus bersetubuh dengan waktu.... Demi diri dan kehidupan, hingga akhir kau menutup mata Bu.....ohh.....IBU.........."

A S A

Asa dan rasa bermula dari pandangan mata, Jilatan api bermula dari setitik bara..... Berapa banyak pandangan yang membutakan mata laksana anak panah yang melesat jauh dari talinya. Hingga membawa diri berangan dalam kasih panjang dan bercumbu dalam bayang bayang Rindu yg ada tlah terhalang oleh ruang dan waktu...hingga kasih sayang berujung dalam sebuah ikatan..... Asa and taste starts from the eye, flames started from a speck of coal How many view a blind eye, like an arrow that sped away from the rope. Up to bringing themselves long chestnut in love, and making out in the shadow shadow Fly Wherever imaginable hampered by space and time ... to culminate in an affectionate bond .

Ya Allah.....Ya Tuhan ku.....

Ya Allah.....Ya Tuhan ku..... Engkau penjaga langit dan bumi serta isi yg ada di dalamnya Engkau cahaya langit dan bumi serta isi yg ada didalamnya Engkau pemilik langit dan bumi serta isi yg ada didalamnya dan Engkau Zat yang Maha besar Janji Mu benar Pertemuan dengan Mu benar Perkataan Mu benar Adanya surga Mu benar Adanya neraka benar Adanya Nabi dan Muhammad Saw benar Ya Allah pada Mu kuserahkan jiwa Pada Mu ku bertawakal Pada Mu ku kembali Ya Allah jadikan cahaya dalam hati ku cahaya dalam jiwa ku cahaya dalam raga ku cahaya dalam darah ku cahaya dalam tulang ku Dan cahaya Mu yang berbinar berselimutkan keagungan...... Ya Allah sucikanlah diri ku sebagaimana Kau sucikan pakaian yg putih dr kotoran Ya Allah jauhkan diriku dari kesalahan bagaimana kau jauhkan antara barat dan Timur....... Ya Allah Kau janjikan kepada seseorang diantara hamba MU Doa dan niat ku belum sampai menyentuhnya Maka aku mengharapkan kebaikan dari Mu Ya Allah jadikan diriku mencintai orang yang mencintai Mu Dengan cinta Mu.... Ya Allah aku berlindung dalam wajah Mu Inilah doa ku...dan pada Mu...JAWABAN.

Demi jiwa ku ......

Demi jiwa ku.... Kau laksana pagi yang diharapkan. Dan Gemintang yang jadi petunjuk bagi pejalan malam......... Asa ku, malam malamku...dapat mereguk kerinduan yang bisa dipetik Lebih mengoda dan manis dalam rengkuhan pelukkan mu. Entah apa makna yang tersirat dalam ungkapan Begitu sulit dan pudar untuk diartikan...... Bunyi pena ku yang menari diatas kertas kertas Lebih manis dari pada mengartikan segalanya....... Bagiku,lebih indah melemparkan pasir ke atas kertas Daripada mengungkap tabir hati mu yang bagai menabuh dentum rebana.

AKU YANG MERINDUKAN KASIH MU.......

AKU YANG MERINDUKAN KASIH MU....... Aku merindukan rasa sayang Aku menginginkan rasa cinta Lama aku kehilangannya Selama itu pula aku menanti Angin berbahasa dengan matahari Sambil menatap dengan mata yang pedih........ Menanti hari,menghabiskan waktu, menunggu dan terus menunggu....... Oh....TUHAN..... Kapankah kasih ku itu Kau kirimkan... Ku ingin kembali bercerita dengan nya Kau yang menjadikan masa lalu ku menjadi nyata Doa doa ku tlah terjawab Kini aku tlah memilikinya Tapi Sang Waktu...! Hati ini tidaklah yakin akan ketulusannya Meskipun terkadang Tuhan membuktikannya Membisikkan yang tak ku percaya pun jadi nyata Aku tidak ingin ada sesal..... Cinta yang begitu ku dambakan Tak menjadi sempurna faktanya. Toh.......aku juga tidak bisa BERSANDAR........."

........HALAL KAN ASA KU........

........HALAL KAN ASA KU........ Ku lepas ASA ku Ku titipkan pada angin Pada Sang Matahari ku percayakan menjadi saksinya Kala malam Rembulan dan Bintang menjadi wali....... Teramat gelap Mata dan Hati ku Tuk membaca...angin yg berhembus Yang penuh dengan Makna dan Misteri... Walau ku tahu... Angin sedang berbahasa dengan Matahari...hingga Mengngoyakan kebeningan hati...................... Namun ku berjanji Suatu saat nanti... Ku kan datang kembali...pada mu Tuk meng HALAL kan ASA ku....... Hingga suatu saat nanti..kau menyadari Betapa Suci dan Putih nya Cinta ku...pada mu, Wahai dikau...yang selalu ada dalam, Mata dan Hati ku..................!!!!!!

WANITA PENCIPTA PELANGI

WANITA PENCIPTA PELANGI Kekasihku.. Yang matanya tersirat sejuta pelangi Untuk apa senja itu kau ciptakan Kalau malam hanya kekosongan...... Kekasihku.. Purnama selalu mencari teman dilangit Kerinduan menyeruak semakin terasa saat kau ta ada Hanya hatiku yg ku tahu Menunggu kepastian yg tak pernah berujung Merasakan setiap kelembutan hatimu Untuk menyentuh jiwaku yg terdiam membisu Kekasihku.. Kini ada banyak dusta yg tersimpan Aku sadar akan kerapuhan jiwa Luka luka bhatin tlah mengerogotiku Tidak ada yg memecahkan diam Kekasihku.. Semakin hari aku terperosot semakin dalam Setiap langkah membuatku takut,dan ingin rasanya aku membunuh duka Ntah apa maunya hati dan jiwa. Kekasihku.. Kini mataku masih menyimpan senja Pada embun embun nanti aku ingin berkata Tuk merajut sutra sutra penghapus gelap Kekasih pujaan hatiku.. Kini warna pelangimu tlah menciptakan luka Tergores dan tertancap kuat dikegersangan hati Sungguh aku ingin merubah senja Menggantikannya dengan Sang Fajar yg ria Seperti dulu sebelum pelangi itu ada......................

Rabu, 09 November 2011

SEKUNTUM MAWAR PUTIH CINTAKU YG BERDURI

SEKUNTUM MAWAR PUTIH CINTAKU YG BERDURI Bak setangkai mawar yg begitu harum Namun penuh dengan duri yg sangat tajam.... Begitulah Tuhan mengingatkan cinta yg masuk pada jiwa yang tidak diperkenankan.............. Jiwa yg didalamnya terdapat cinta yg tlah terikat dengan yg lainnya. Cinta yg dijaga oleh jiwa yang mencinta. Kini harumnya sekuntum mawar mengalir dalam derap waktu Melewati serat awan dan gairah alam yg berhembus Pada detik napas mengalun gelombang berlari riang dedaunan segar menghampar kedamaian Tumbuh melewati getar getar nadi tak henti henti Lalu masa terasa tak habis habisnya membelai jiwa Terkurung dalam mimpi yg abadi,dan aku berharap Kan slalu mencium semerbak mawar walau penuh dengan duri. Aku bersimpuh, terasa kalah Aku terhempas.larut.... Kegetiran terhampar,kepiluan menampar Ku coba kembali meraih jiwa yg lasah Walau dengan susah aku terasa ingin menyerah Tuk menata kembali jiwa,membantu dalam sunyi ta terperi Ada perih yg merasuk,ada pedih yg menusuk,dan ada letih yg membuatku tersuruk............ Harus kah aku menyerah....!! Pada doa doa yg kunyayikan.... Ya Allah...Ya Tuhan ku...!! Dapatkah diriku mampu mereguk harumnya Setangkai mawar putih cintaku. Yang penuh dengan duri yg tajam.........

TERBANGLAH.....SAYANG.

TERBANGLAH.....SAYANG. Terbanglah dan terbanglah sayang.... Khayalan sukma mu bagaikan Embun yg jatuh di dedaunan Laksana hijaunya hamparan rerumputan Penaka beningnya air diantara bebatuan Bagai angin semilir yg berhembus perlahan Seakan mentari yg menghangatkan Layaknya ujung malam yg menyenangkan....... Oh....jiwa dan raga....!! Terbanglah dan terbanglah sayang..... Kurasa ada sesuatu di jiwa Kadang ku dengar suara yg ter5tawa Saat lain kurasakan tetesan air mata Ada sesuatu yg membuatku bahagia Didalamnya kurasakan pula kecewa Apa yg terjadi disana...? Ntah lah, aku hanya merasakannya... Oh...rindu dan cinta....!!! Itulah fata morgana yg kau kagumi keindahannya Terdampar tanpa daya antara fana dan nyata Melukis pada ruang hampa yg tak bercahaya Jiwa meraba raba tiap sudutnya yg gulita Tali temalinya membelenggu di sukma Dan semuanya seperti terbang Lalu, ke manakah jiwaku menghilang... Oh....Tuhan.....Aku lelah dan teramat lelah Terbanglah dan terbanglah sayang.... Berbahasalah dengan angin yang slalu ada...........!!!

W A N I T A......

W A N I T A...... HAL yang paling terindah dari WANITA adalah....... Bukan saat ia tersenyum mempesona Tetapi saat butiran air matanya terjatuh dalam alunan doa doanya Bukan karna kata katanya yang indah Tetapi saat ia terdiam dalam alunan zikirnya. Bukan karna kecantikannya yang tiada tara Tetapi karna sujud dan ruku nya yg tiada berhenti Bukan karna keelokkan tubuhnya yg ada padanya Tetapi karna keteguhannya menjaga aurat keislamannya Maka...IA adalah permata yang dirindu Dan embun yang dinanti Bahkan bidadari Surga pun teramat cemburu kepada nya..........!

I'M.....

I'M .......................... Sahabat sahabat ku tercinta, ketahuilah bahwa Puisi adalah jelmaan dari senyuman Puisi adalah tarikkan nafas yang panjang dan dalam Yang mengerlingkan linangan air mata................ Puisi adalah kehidupan yang berdenyut di kedalaman jiwa Yang makanannya adalah hati Dan minumannya adalah anggur kasih sayang............ Wahai sahabatku..puisi apapun yg tertulis yg tidak pernah berasal Dari sebuah kejadian itu adalah karya yang palsu...... Dan memang benarlah adanya jika tinta ini tlah bertemu... Diatas kertasku yg putih ini.... Hingga ku tulis bait bait puisi nan merdu,.. Ku katakan..pada kalian ............ Kalau aku memang sedang dalam MERINDU.......

A K U....

A K U.... Aku hanya mempunyai satu harapan Bahwa saat ini segalanya akan membaik Menjadi bagian dari sebuah persahabatan Mereguk kebahagian walau hanya setitik........... Kini rasakanlah hidup ini dengan indah Walau mata berlinang basah Ta ada hari datangkan resah Anggab semuanya berlalu sudah Yang jelas...kita tetap bersama selamanya................................. Walau sering ada dusta diantara kita....!!! Namun satu yakinlah ...... Bumi dan matahari adalah waliku Bulan dan Bintang adalah saksiku Jiwa ku tlah tertikam oleh....Racun Panah Asmara Cinta Mu.....sayang....!!!

MEMBARA...

MEMBARA... Berawal dari pandangan mata Hingga membuat hati terbakar Karna setitik api asmara yg terpercik kedalam jiwa Hingga menjadi bara cinta yg membara Laksana anak panah lepas dari busurnya Tak ada yg mampu menghentikannya Seperti juga setitik api yg kau bakar dijiwa ku Hingga membuatku terbakar...karna api asmara cinta mu Dan membara...Siapa yg sanggub memadamkannya Tidak juga kau..... Kan ku jaga bara ini didalam jiwaku, Hingga menjadi cahaya cinta nan abadi yang.. Slalu menerangi ruang didalam kalbu ku. Walau ku tau..suatu saat nanti Bara ini akan padam.....tertiup oleh angin yg berhembus Hingga menjadi Abu Abu.....melayang dan hilang.... Wahai belahan hatiku..yg tlah menyulut api asmara dijiwaku Jangan kau pernah lari..... Dari panas nya bara......ini......

G A M A N G

GAMANG Semu diantara bayangan nyata Satu persatu mega membentuk senja Terlalu lama aku mengharapkan jejak Yang kan ku jadikan arah menapaki Kehidupan yang hampir ta bernyawa Bila cinta menghendaki sgalanya Aku rela untuk kesekian kalinya Merasakan indahnya cinta Tersenyum untuk sebuah pengorbanan Kini mencintaimu dalam hitungan hari Telah menyita lebih dari separuh hidupku Mengharapkan dalam satu pengharapan Akan sejatinya cinta yang tlah mengundang jiwa Dari waktu ke waktu aku tetap sama Ta akan berubah baik rasa maupun cinta............... Kalau aku akan tetap setia ....!!!

SENANDUNG CINTA KU

SENANDUNG CINTA KU Lentera lentera tidak akan padam Suku Baduy masih setia dengan kaki telanjang Semua tidak jelas, apakah ini awal atau akhir Atau permulaan dari sebuah penghabisan....... Wahai senandung cinta yg tak pernah berhenti dari nuraniku Kugendangkan tanpa henti mengenal ruang dan waktu Hingga menciptakan simphoni kepasrahan Walau lelah menerpa namun diri didalam kalbu begitu bahagia...... Terlalu lama diriku mengharap kau kan datang Dengan segenggam cinta biru jingga Meski sampai saat ini belum kunjung tiba Hanya satu yang masih tersisa Kalaulah diriku tidak akan pernah menyesal dengan sgala yg ada Karna aku percaya...apa yang tlah Tuhan ku rencanakan....

JIWA YANG NGUNGUN....................

JIWA YANG NGUNGUN.................... Dalam ruang jiwa kurasakan betapa panah asmara Membuatku terluka,mengeluh,merintih dan menahan perih Serta pedih yang terus mendidih,bergejolak bahkan berkecambuk Ta henti henti hingga akupun tersuruk dikedalaman yg pekak Aku merangkak menyusuri lorong berkelok,aku berteriak hingga sengak Dan tenggorokkan terasa bengkak, aku menanggis hingga air mataku habis Aku terkikis dalam waktu yg kian menipis,lalu aku tertegun.... Melihat diri yg ngungun,jiwa menjadi jelaga yg membumbung Ke angkasa bersama rindu yg mengalun......... Kuhujamkan sebuah batu nan runcing melumat jantung hingga terburai Dan dengan sayap kecil yg mengembang, aku terbang dalam gelombang Semilir yg terurai........... Hingga sang fajar memecahkan sgalanya.... Oh......bunda apakah aku tlah bermimpi semalam........????

MISTERI CINTA

MISTERI CINTA Biarlah jiwa dan kalbu..... Tetap menjadi sebuah misteri diantaranya Hingga asa kan selalu bersemayam Didalam legenda seuntai keabadian cinta Nan abadi........... Yang ta" kan terkuak, oleh ruang dan waktu Hingga yang pahit, terselubung dalam pelukan yg manis.... Walau kenyataan yg ada bukanlah Hitam ataupun....putih... Tetapi rona asmara cinta ku, adalah.... Abu.....abu...!!!

JANGAN KAU TIKAM CINTAKU

JANGAN KAU TIKAM CINTAKU Tidak ada perasaan rindu, yg tidak pernah padam Ketika kutatap wajah mu.... Bagaikan pepohonan dihutan belantara Yang tidak pernah minta disirami Tumbuh begitu lebat nya.... Meskipun belum terbit juga,sinar cinta itu dari matamu Aku akan tetap berusaha dan menantinya, Hingga daun daun ku layu dan terhempas Tertiup oleh angin yg berlalu dan ... Menghilang,meninggalkan sgalanya Satu pintaku..... Ta perlu kau usir asa ku yg ada, Dengan caramu....sayang !! Karna aku ta akan pernah berujung utk mencintai mu... Dan jika tiba masa nya Aku akan lari dan meninggalkan mu....... Namun janganlah kau ....TIKAM CINTAKU... Seperti ini......!!

Ombak dan Karang...........

Ombak dan Karang........... Begitu setianya sang dewi ombak Yang slalu menghantarkan riak riak gelombang cintanya Untuk membelah tegarnya hati sang raja karang Yang ta pernah terusik oleh hempasan ombak seribu kata. Dari riak riak ombak yg dihempaskan oleh sang dewi Tuk melabuhkan cintanya.. Dihati sang raja....yang mengkarang Tiada pernah lelah... Tiada pernah berujung ... Tiada pernah berhenti... Dan tiada pernah berakhir..Sang dewi ombak selalu menghempaskan Seribu kata cintanya...agar Sang raja karang mau membelah dan Membagi kisah kasih kesejatian dari tegarnya cinta Sang raja Walau itu hanyalah mimpi semalam Bagi sang dewi ombak...namun didasar hatinya Tlah tertanam kesejatian cinta kepada Sang Raja karang Walapun ia ta dapat membelah cinta sang raja Siapa yg mampu memisahkan antara Dewi Ombak dan Raja Karang....kecuali Sang Penciptanya.......!!!

K E S E T I A A N ........

K E S E T I A A N ........ Sebuah Kesetiaan Kesetiaan tidak pernah meminta balasan yg sama Walau sebesar biji jarah..... Kesetiaan tidak akan pernah ternilaikan oleh apapun... Kesetiaan tidak akan bisa tu' dijual dan dibeli Sebuah Kesetiaan Lahir dalam keadaan fitrah pada suatu jiwa...yg tulus. Namun seharusnya..suatu kehidupan dalam suatu zaman dan waktu, Sekiranya dapat menghargai.... Dari ketulusan dan fitrahnya sebuah KESETIAAN Walau harga itu hanya sebesar biji jarah juga..... Toh..itu sudah sangat berharga bagi diri kesetiaan itu sendiri... Sobat.......... Walau terkadang sebuah KESETIAAN berakhir dengan Kepedihan......dan Kegelapan....!!! by.....SALVINA HIDAYAT.

M E N C I N T A I ......................

M E N C I N T A I ...................... Bukanlah bagaimana kita melupakan Melainkan bagaimana kita mencoba memaafkannya Bukanlah bagaimana kita mendengarkannya Melainkan bagaiman kita mencoba mengerti tentang nya Bukanlah apa yg dapat kita lihat Melainkan apa yg dapat kita rasakan Bukanlah bagaimana kita melepaskan melainkan bagaimana kita mampu bertahan Kepada CINTA yg datang mengundang..................

HITAM DAN PUTIH

HITAM DAN PUTIH ILLAHI Ini hamba... Kembali ke pintu rahmad MU Terimalah dengan karunia MU Dan pandanglah dengan pandangan Yang semanis maghfirah MU Tuk menerangi keruh nya jiwa............. ILLAHI Ijinkan hati ku meminta Sebait doa, Apakah ini yang dinamakan Sebuah anugrah yang termanis dari MU Hingga ku menjadi gamang adanya Ataukah ini yang dinamakan dengan Hitam Putih ataukah Abu abu....... ILLAHI Ini hamba... Pada Mu kupintakan dan pada Mu kusandarkan jawaban Ya ILLAHI RABBI.........................

DIKAU YANG MENYENTUH CINTA KU........

DIKAU YANG MENYENTUH CINTA KU........ Wahai durjana yg tlah menyentuh cintaku... Kudapat sebuah buku baru Kan kutuilis lembar putih ini Dengan sebuah kisah indah penuhi setiap catatan kaki Ku goreskan sebuah tinta janji Cinta yang kita punya tiada ternoda Walau telaga dosa terkadang lumuri jiwa dan kasih Janganlah rengang walau seratnya digelayuti benci Eratkan simpulnya jikapun lelah mendera hati......... Wahai durjana yg tlah menyentuh cintaku... Buku ini teramat mahal harganya Tak ternilai dengan seisi dunia Sebab hanya bisa ditukar dengan nyawa Nafas yg berhembus adalah sumpah Karna ini sebagian kesempurnaan yg kita bawa.... Wahai durjana yg tlah menyentuh cintaku... Dikala lelah menghampiri jiwa Bersandarlah dipundakku Bersandarku dipundakmu Bersandarlah kita dikehendak-Nya Biarkan bulan terus berlalu Sebab bintang berkerdip slalu Mengedip cinta diatas angkasa.... Niatku...Sampai bidadari disana cemburu buta Pada cinta yg kita bawa...wahai dikau durjana Yang tlah berani menyentuh cintaku.........

Selasa, 08 November 2011

SANDYAKALA

SANDYAKALA merambat pelan satu keinginan namun bersimetri dengan apa yg kurasa itulah kenangan awal yang tak, kumau jadikan akhir sekalipun menyungkurku kealiran luka......... inikah jeritan sandyakala hatiku waktu ku berseru memanggil cinta dan ta pernah kau ingin tu' memahami....walau kuingin setitik saja dari mu....cinta.

KATA ƔªΉĞ KUPINJAM

KATA YG KUPINJAM.... aku ta setenang halimun mengunjungi kesepian datang bersama dingin bertabir puspa indah tetapi dapat kusampaikan embun dipucuk daun hatimu..... dengan kata yg kupinjam dari langit malam ini.... kalaulah, dari dulu hingga sekarang hatiku masih merindukan dirimu..
MERINDUI..... Temuilah rinduku pada butiran butiran embun yg tercecer Diujung dedaunan, dikala mentari kan menyeruak.... Temuilah rinduku pada nyanyian merdu burung burung dara Dikala matahari kan menampakan sinar terangnya.... Temuilah rinduku pada cahaya rembulan Dikala kepekatan malam datang tu' menyapa.... Temuilah rinduku pada kerdipan bintang kejora Yang slalu bermain mata menemani indahnya Kebeningan malam nan syahdu.... Karna disanalah, kutitipkan Kasih... Sayang...dan Cinta.... Dikala engkau MERINDUI diriku Hingga bumi dan langgit menjadi Saksi dan wali...atas kasih putih ini Wahai dikau raja cinta ku.......( by Salvina Hidayat )

L O V E

L. O. V. E. Aku ada karna cinta..... semasa ku kecil, cintalah yg membesarkan dan memanjakan diri ku sepanjang masa mudaku, cinta yg akan menjadi guru ku saat umur ku separuh baya ia akan menjadi penolong diri ku dan ketika aku tua nanti ia akan menjadi kesenangan ku disaat tiba akhir dari usia ku cinta lah yang akan menjadi kan sebuah kenangan yg indah di masa hidup ku........!!! kini ku katakan kepada mu... semua nya aku ta akan bisa hidup tanpa.. kehadiran CINTA.